TRIBUNKALTIM.CO – Kabar terbaru Bandara IKN di Kalimantan Timur (Kaltim). Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut bandara IKN di Kaltim ditargetkan dapat dikomersialkan sebelum tahun 2028.
Target operasional Bandara IKN di Kaltim sebelum tahun 2028 ini seiring dengan rencana Pemerintah untuk mengoperasionalkan IKN sebagai ibu kota politik tahun 2028. Pernyataan terbaru Menhub Dudy Purwagandhi terkait bandara IKN di Kaltim ini disampaikan, Sabtu (1/3/2025).
“Kalau memang pindah di tahun 2028, maka diharapkan itu (Bandara IKN) sudah selesai sebelum itu,” kata Dody dijumpai usai Konferensi Pers di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/3/2025).
Meski demikian, Dudy belum bisa memastikan kapan perubahan nama bandara IKN dilakukan. Pihaknya bilang, perubahan nama ini masih belum dibahas bersama dengan kementerian dan lembaga terkait.
“Ya kita harus menyikapinya dengan melihat kepada aturannya, apakah itu memungkinkan untuk kita ubah.
Saya belum (bahas soal revisi perpres), kalau dengan saya belum. Nanti saya coba cek,” kata Dudy.
Diketahui nama Bandara VVIP IKN masih belum diubah, masih sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023. Padahal, seperti dikutip TribunKaltim.co dari kontan.co.id, rencana untuk mengubah nama bandara tersebut agar bisa menjadi bandara umum, sudah digaungkan sejak tahun 2024.
Dengan perubahan nama, fungsi bandara ini pun berubah tak hanya melayani penerbangan VVIP tetapi juga umum.
Progres Pembangunan Bandara IKN
Sisi darat proyek Bandara Internasional Nusantara atau Nusantara International Airport, di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), tuntas dibangun. Sisi darat ini mencakup terminal VVIP dan VIP, menara Air Traffic Control (ATC), kantor administrasi, serta bangunan peribadatan.
Sementara itu, beberapa pekerjaan tambahan seperti sistem drainase ditargetkan beres pada Maret 2025. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Adjib Al Hakim menuturkan, perseroan berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan standar terbaik.
“Dengan demikian, dapat mendukung konektivitas serta aktivitas pemerintahan di IKN mendatang,” ujar Adjib dalam siaran pers, Jumat (14/2/2025).
Untuk memastikan efisiensi dan kualitas pembangunan, Hutama Karya mengadopsi teknologi Building Information Modeling (BIM) guna meningkatkan akurasi perhitungan pekerjaan serta pemantauan progres secara real-time.
Berkat penerapan teknologi ini, proyek Gedung Bandara VVIP IKN berhasil meraih Juara 1 pada Kategori Building di ajang 3rd ASEAN BIM Competition 2024 yang berlangsung di Kota Kinabalu, Malaysia.
Penyelesaian proyek ini dihadapkan pada sejumlah tantangan, salah satunya tingginya curah hujan.
Curah hujan yang tinggi sempat menyebabkan genangan air di beberapa titik area proyek karena saluran drainase yang belum terkoneksi dengan fasilitas sisi udara.
“Ketika Bandara VVIP IKN ini telah beroperasi, diharapkan menjadi katalis utama dalam pertumbuhan ekonomi di sekitarnya, serta memperkuat portofolio perusahaan di bidang infrastruktur transportasi udara,” tutup Adjib seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com.
Sebelumnya, pertengahan tahun 2024 lalu bandara IKN Kaltim tidak lagi berstatus Very Very Important Person (VVIP) atau Naratetama.
Terkait status Bandara di IKN Kaltim yang kini bukan lagi bandara VVIP, Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini disampaikan Endra S Atmawidjaja saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (31/7/2024).
Menurut Juru Bicara Kementerian PUPR, kini namanya bandara IKN saja, tanpa ada status VVIP.
“Kalau bandara sudah tidak ada sebutan VVIP lagi,” kata Endra.
Bandara tersebut kini tidak lagi dikhususkan untuk tamu-tamu penting kenegaraan, melainkan bakal dioperasikan untuk umum. Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memberikan nama yang pasti untuk bandara terdekat dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) ini.
Bandara tersebut kini tidak lagi dikhususkan untuk tamu-tamu penting kenegaraan, melainkan bakal dioperasikan untuk umum. Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memberikan nama yang pasti untuk bandara terdekat dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) ini.
Tertulis dalam Pasal 2 Perpres tersebut, Bandara VVIP merupakan bandar udara khusus yang digunakan untuk melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN.
Karenanya, Perpres tersebut bakal direvisi. “Iya (Perpres direvisi).
Jadi nanti yang orang mau ke IKN bisa lewat situ, yang komersialnya bisa lewat Balikpapan,” tuntas Endra seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com.
Landing Test di Bandara IKN
Bandara IKN dengan runway sepanjang 2.200 x 30 meter ini merupakan bandara yang digunakan untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan dan konektivitas di IKN.
Perkembangan pembangunan terminal VVIP bandara tersebut telah mencapai lebih dari 90 persen dan terminal VIP hampir mencapai 80 persen. Sementara, jalan utama bandara yang nantinya akan menunjang akses dari dan menuju bandara hampir siap 100 persen.
Adapun pembangunan fasilitas penunjang lain berupa tower ATC, gedung administrasi dan operasional, serta Gedung PKP-PK terus dikebut. Bulan September 2024 lalu telah dilakukan tes pendaratan atau landing test di Bandara IKN.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengatakan, pesawat jet mendarat perdana di bandara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (12/9/2024).
Ia menyebut, pesawat itu ditumpangi oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
“Hari ini test landing perdana pesawat jet mendarat di Bandara IKN. Pesawat tersebut ditumpangi oleh Menhub,” kata Yusuf seperti dikutip TribunKaltim.co dari kontan.co.id.
Ia menuturkan, pendaratan perdana tersebut menjadi bagian sebelum Pesawat Kepresidenan mendarat di sana.
“Itu juga bagian dari test landing sebelum Pesawat Kepresidenan nantinya akan mendarat di Bandara IKN,” ucapnya.